BAB 2

LANDASAN TEORI

 

Teori Dasar

 

Meskipun banyak faktor yang harus di pertimbangkan dalam merancang suatu pelayanan dalam mengembangkan perusahaan, yaitu perusahaan harus merancang sebuah strategi-strategi marketing mix, dalam meningkatkan suatu pelayanan agar para konsumen atau pembeli merasa puas terhadap pelayanan yang berikan sesuai dengan apa yang kita ingin kan yaitu memuaskan pelanggan adalah mutu yang harus di terapkan dalam memasarkan produk-produk yang di tawarkan oleh peruasahaan serta loyalitas yang tinggi dalam pelayanan baik terhadap costumer maupun para karyawan perusahaan itu sendiri. Dan tidak ada yang lebih penting dari peri-laku konsumen. Menurut engel, Blackwell dan kollat, perilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai:

 

Tindakan-tindakan individu yang melibatkan pembeli dan penggunaan barang serta jasa, termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut.

 

Definisi ini sangat luas dan mencakup baik konsumen akhir maupun para pembeli industri. Dalam definisi tersebut ditunjukan bahwa studi tentang perilaku konsumen itu mencakup tidak hanya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh konsumen dalam pembelian dan penggunaan produk, tetapi juga semua faktor yang ada dalam proses menuju kepada tindakan-tindakan itu.

 

Banyak aspek perilaku konsumen yang jelas dapat diketahui, namun banyak pula aspek yang kurang jelas. Misalnya, seseorang yang membeli dua botol kecap, secara jelas dapat diketahui bahwa jumlah kecap yang dibeli adalah sebanyak dua botol. Akan tetapi sulit diketahui siapakah yang mengambil keputusan membeli kecap dua botol tersebut, apakah ibu, majikan, atau orang lain, atau memang dia sendiri yang melakukannya. Aspek-aspek tentang “mengapa” membeli juga sulit diketahui. Apakah harga dipertimbangkan dalam pembelian? Bagaimanakah dia menggunakan kecap yang dibeli, apakah untuk memasak, untuk lauk, untuk dia sendiri, atau untuk orang lain? Semua ini merupakan contoh dari banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh studi tentang perilaku konsumen.

 

Kajian penelitian

 

Seorang mahasiswa yang ingin membeli sistem stereo baru akan mengalami suatu proses pengambilan keputusan yang kompleks sebelum membeli. Ia akan berusaha mencari informasi dari berbagai sumber untuk membantu dalam mengevaluasi alternatif-alternatif yang ada. Sering terjadi bahwa keputusan akhir yang diambilnya mengecewakan setelah dilakukan pembelian atau setelah barang digunakan. Seperti ini di sebut proses keputusan membeli. Jadi keputusan tersebut yang akan menentukan proses pengambilan keputusan dalam pembelian mereka. Proses tersebut adalah sebuah pendekatan penyelesaian masalah.

 

Hipotesis

 

  • Menganalisis keinginan dan kebutuhan, terutama untuk mengetahui
  • adanya keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi atau terpuaskan.
    • Menilai beberapa sumber yang ada.
    • Menetapkan tujuan pembelian.
    • Mengidentifikasikan alternatif pembelian.
    • Perilaku sesudah pembelian.

Kesimpulan

 

Hipotesis yang digunakan yaitu menggunakan sebuah pertanyaan kepada seseorang mahasiswa tentang pengambilan keputusan dalam membeli sebuah sistem stereo, agar tidak mengecewakan setelah dilakukan pembelian atau setelah barang digunakan serta menganalisis keinginan dan kebutuhan, terutama untuk mengetahui adanya keinginan yang belum terpenuhi atau terpuaskan serta menilai dari beberapa sumber yang ada dan menetapkan tujuan pembelian dalam mengidentifikasikan alternatif  pembelian apakah kompleks sebelum memutuskan untuk membeli. Agar setelah dilakukannya pembelian tidak mengecewakan si pembeli dalam membeli sistem stereo dan si pembeli merasa puas dan nyaman dalam menggunakan stereo tersebut sehingga sesuai dengan pelayanan yang telah diterapkan oleh pihak perusahan serta para karyawan.

 

Pengembangan Hipotesis

 

Pelayanan yang sangat berkaitan dengan jasa menurut Philip Kotler adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud, tidak mengakibatkan kepemilikan apapun.

Sedangkan kualitas jasa merupakan penyampaian jasa yang melebihi tingkat kepentingan pelanggan. Agar produk atau jasa yang ditawar kan dapat termotivasi, konsumen berusaha mengurangi tekanan tersebut dengan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Jadi, kebutuhan konsumen itu menjadi komponen penting dalam suatu pelayanan perusahaan agar konsumen merasa puas dan tidak bosen pada saat membeli atau menggunakannya.

 

Jika menghendaki konsumen tetap setia kepada perusahaan untuk jangka panjang. Dan untuk itu perusahaan harus memfokuskan setiap keputusan dan tindakan yang dilakukan adalah untuk meningkatkan pelayanan dan produktifitas kepada konsumen yaitu dengan memberitahukan produk-produk apa aja yang akan dipromosikan dan sampai kapan promo tersebut berakhir sehingga konsumen merasa puas dengan produk yang kita tawarkan.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

F. Richard, Gerson, 2004, Mengukur Kepuasan pelanggan, PPM

Basu Swastha Dh. , Analisis Tingkah Laku Konsumen, edisi 3, Yogyakarta: Penerbit Liberty, 1984.

 

Husein, Umar, 1999, Metode Penelitian Aplikasi dalam Pemasaran, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta,

 

Kotler, Philip, 1997, Manajemen Pemasaran Analisis Implementasi dan Kontrol”, PT Prehallindo, Jakarta

 

Salamah, Ummu, 2007, Analisis Kepuasan Pelanggan pada Depot Soto Gebrak Cak Anton, jakarta

 

Rangkuti, Freddy, 2006, riset Pemasaran, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

 

Winardi, 1991, Pengantar Manajemen Penjualan, PT Citra Aditya Bakti, Bandung

Tentang rinaa26

saya adalah mahasiswi di sebuah universitas swasta yg terletak di jakarta, saya orang nya pinter bergaul.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s